Model Pengembangan Sistem RAD (Rapid Application Development)
Rapid
Aplication Development yaitu sebuah model strategi proses perkembangan software/siklus
modern yang bertujuan mengadakan sistem yang lebih baik, cepat dibandingkan
dengan hasil proses yang dicapai dari siklus tradisional.
Metode RAD (Rapid
Application Development)
• Metode pengembangan software secara linear sequential atau modern yang menggaris
bawahi dalam siklus pengembangan yang cepat.
• Jika keperluan dimengerti secara baik, proses RAD memungkinkan kelompok dalam
pengembangan menghasilkan “sistem fungsional yang utuh” secara skala waktu yang
sangat singkat (perkiraan 60 sampai 90 hari).
• User sistem bisa menjelaskan keperluan perangkat lunak dengan baik.
• User sistem bisa membagi waktu yang cukup untuk berinteraksi secara intensif
dengan pengembang sistem sehubungan dengan pengembangan perangkat lunak sistem.
Keuntungan Rapid
Aplication Development
- Membeli sistem
yang baru lebih menghemat pengeluaran
dibandingkan dengan mengembangkan sendiri.
- Waktu pengiriman menjadi lebih gampang, hal ini disebabkan waktu pembuatan
lebih banyak memakai potongan-potongan dalam kode script.
- Mudah untuk dianalisa karena memakai model prototype, sehingga pemakai lebih
paham akan sistem yang sedang dikembangkan.
- Bisa mendesain ulang sistem dengan waktu yang bersamaan.
Kerugian Rapid
Aplication Development
- Memerlukan pengeluaran sendiri untuk membeli tools penunjang seperti contohnya
software dan hardware.
- Kesulitan dalam melakukan skala pengukuran terkait kemajuan proses pengembang.
- Kurang efisien karena jika melakukan pengkodean script dengan memakai tangan
bisa menjadi lebih efisien.
- Ketelitian menjadi berkurang karena tidak memakai strategi yang formal
dalam melakukan pengkodean script.
Sumber:
http://piyaneo.wordpress.com/2014/05/10/rapid-application-development-rad/

Komentar
Posting Komentar