Precious knowledge from iginite series "Self learning 101 for Tech Talent" with Opan Mustopah as System Engineer at GoPay
Hay buddy~ Pernah gak kalian yang bukan dari latar belakang IT, pengen switch karir ke role tech tapi khawatir gak bisa karena gak punya skillset yang dibutuhkan? Atau kalian yang baru terjun ke dunia IT tapi bingung gimana biar gak salah jalan? Jangan cemas! Pasti ada jalan kok xixi karena kali ini Kak Opan Mustofah yang dulunya nyaris gak punya skill programming dan sekarang bisa jadi system engineering di start-up sekelas Gojek akan memberi pengalaman dan tips yang bisa banget kita ikutin! Cusss
Untuk kalian yang akan terjun ke dunia tech:
1. Pilih minat dan tujuan: misalnya kita tertarik di data analyst, nah kita bisa fokus belajar data analyst melalui SQL, Python. Harus bisa komitmen dengan minat yang kita pilih.
2. Pelajari secukupnya: Selanjutnya kita pelajari secukupnya, jangan hanya membaca karena bisa membuat kita merasa bosan dan membuat minat kita turun.
3. Coba dan praktik: Gass praktekin, taro di repository online. Agar apa yang kita pelajari itu bisa terlihat buktinya. Kita juga bisa minta koreksi dan pendapat dari teman yang sudah mengerti di bidang tersebut.
4. Ulangi tips ke 2 dan ke 3: Dengan kita gigih mempelajari dan mempraktikan minat kita dengan komitmen bukan tidak mungkin kita sudah mulai menguasai skillset untuk jadi tech talent.
Opsi > Freelance: Coba ikut freelance, hal ini bisa membuat kita komitmen dan bisa melihat hasil dari kerja keras kita. Tapi ingat ya skill yang dibutuhkan harus terpenuhi karena terlibat langsung dengan client, dengan uang. Jadi kita pasti ngerasa punya tekanan yang lebih besar untuk melakukannya. Jangan sampai kita punya reputasi buruk ya.
Untuk kalian yang baru terjun ke dunia tech:
1. Lakukan 4 tips di atas.
2. Be Effective Engineer: engineering yang bisa memanfaatkan waktunya dengan efektif untuk menyelesaikan kerjaan agar bisa tepat waktu. Harus adopsi Growth Mindset, karena dunia teknologi itu sangat cepat sekali perkembangannya jadi kita harus terus improve skill agar bisa mengikuti perkembangan teknologi, tidak ada yang namanya berhenti belajar. Mencari lingkungan yang bisa membuat kita tumbuh dan berkembang untuk memperkaya pengetahua
3. Banyak baca buku dan Meet-up: Kak Opan sebelumnya tipe yang gak suka baca buku, tapi setelah kerja di Gojek jadi ikutan suka baca buku bagus terkait engineering karena rekan kerjanya menjadikan baca buku sebagai habit untuk keep grow up. Dan untuk meet-up di Indonesia sudah banyak yang gratis jadi dimanfaatkan agar kita banyak bertemu orang dan membangun relasi untuk keep in touch terkait technology, akan banyak juga speaker keren yang bisa kita jadikan panutan agar terus semangat dalam improve skill.
4. Belajar Bahasa Inggris: Sumber belajar atau dokumentasi di dunia teknologi itu mayoritas masih menggunakan bahasa inggris. Jadi kita harus terus berlatih di platform yang bisa dimanfaatkan seperti Duolingo, Cakap, Grammarly, Google Translate, mendengar musik dan menonton film bahasa inggris dll agar bahasa inggris kita bisa fasih dan mempermudah kita dalam mempelajari dan berkomunikasi terkait teknologi. Jangan ngerasa malu yaa karena keterbatasan kita dalam berbahasa inggris, setidaknya kita sedang mencoba dan terus berlatih.
5. Kemampuan googling: Ini penting juga nih, karena sering terjadi issue yang kita hadapi saat melakukan pekerjaan dan pasti kan larinya ke google untuk problem solving, jadi kita harus bisa memaksimalkan kemampuan untuk mendapatkan jawaban yang tepat.
6. Bergabung dan aktif di komunitas: Banyak keuntungan kalau kita bergabung di komunitas karena kita akan mengenal banyak orang dengan tujuan yang sama, apalagi kalau bisa aktif di komunitas tersebut pasti semangat belajar kita akan terus bertambah.
7. Kontribusi ke sumber terbuka atau open source: Jika kita sudah yakin dengan skill yang dipunya, kontribusi ke open source yang kita gunakan dan cari issue yang bisa kita selesaikan bisa dimulai dengan hal kecil seperti improve dokumentasi.
8. Cari mentor: Ini gak wajib sih cuma better kita punya orang yang bisa mengarahkan hasil belajar kita untuk divalidasi. Nah kita dikasih rekomendasi mentor nih sama kak Opan, mantapp!
Ø Giovanni Sakti (Organizer meet-up Ruby.ID dan RubyConf 2019, Co-founder non-profit org DeepTech Foundation @deeptech_id, punya channel Youtube Insinyur Online @insinyuronline dan juga sering menjadi pembicara, Twitter @giosakti)
Ø Iqbal Farabi (Engineering Manager di Gojek, pengajar di GoAcademy Gojek, punya chanel Youtube Insinyur Online @insinyuronline dan juga sering menjadi pembicara, Twitter @iqbal_farabi)
Ø Giri Kuncoro (Kubernetes dan Cloud Native Enthusiast, CNCF Ambassador @CloudNativeFdn, Google Developer Expert @GoogleDevExpert, Twitter @girikuncoro)
Ø Imre Nagi (Google Developer Expert @GoogleDevExpert, Youtube: Cloud Engineering With Imre, podcast: Ngobrolin Startup dan Teknologi, Twitter @imrenagi)
9. Ikut kursus online: dengan mengikuti kursus online membuat skill kita terus terasah, waktu kita digunakan untuk terus improvisasi atau bisa juga nonton video belajar di Youtube. Menyesuaikan sama gaya belajar kita aja~
Gimanaaa gimanaaa semangatnya berkobar belum? cukup sekian yang bisa aku tulis ya.. cuss ikutin semua informasi
yang sudah kak Opan berikan yuk biar kita bisa jadi tech talent yang handal,
karena dunia teknologi itu identik dengan perubahan dan impact yang besar.
Pasti kita mau kan menjadi salah satu change maker yang bisa kontribusi untuk
hal-hal yang amazing!

Komentar
Posting Komentar